sekehedemenbali

Media sosialnya semeton Bali

Ketua DPRD Badung Anom Gumanti Apresiasi Konsistensi Festival Seni dan Jegeg Bungan Desa Adat Kuta

2 min read

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti menghadiri penutupan Jegeg Bungan Desa 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta. Prosesi penutupan berlangsung khidmat, ditandai dengan peniupan sungu di Open Stage Majelangu, Pura Segara Kuta, pada Sabtu (21/3) oleh Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. Mengusung tema “Samudramanthana”, festival tahun ini merefleksikan filosofi pengadukan kehidupan untuk mencapai kebaikan tertinggi melalui harmoni, ketekunan, dan keseimbangan.

I Gusti Anom Gumanti menyampaikan apresiasi atas konsistensi Desa Adat Kuta dalam menghadirkan festival budaya yang terus berkembang tanpa meninggalkan akar tradisi.
“Kami sangat mengapresiasi Desa Adat Kuta yang tetap konsisten melestarikan seni dan budaya melalui Festival Seni Budaya serta Jegeg Bungan Desa. Ini bukan sekadar ajang seremonial, tetapi ruang aktualisasi kreativitas masyarakat yang berakar pada nilai-nilai adiluhung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Badung sebagai destinasi pariwisata berbasis budaya membutuhkan ruang-ruang ekspresi seperti Festival Seni Budaya sebagai bagian dari implementasi pariwisata berkelanjutan. Pariwisata Badung yang bertumpu pada budaya tentu memerlukan ajang kesenian yang menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pariwisata, sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah dinamika global.

Ia berharap para generasi muda mampu mengambil peran strategis melalui ajang tersebut. Generasi muda diharapjan tidak hanya tampil kreatif, tetapi juga menjadi pelopor yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga keberlanjutan budaya dan pariwisata daerah. DPRD Badung akan terus hadir memberikan dukungan nyata terhadap geliat kreativitas masyarakat. “DPRD Badung berkomitmen untuk terus mendukung, termasuk melalui pemberian apresiasi kepada masyarakat yang berprestasi dalam bidang seni dan budaya,” katanya.

Ajang tersebut juga menjadi pembuktian bahwa di tengah arus globalisasi, Kuta mampu menjaga keseimbangan antara modernitas dan tradisi. Kuta telah membuktikan bahwa di tengah pergaulan internasional, adat dan budaya tetap bisa dijaga dan dijadikan kekuatan. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi di wilayah Kuta yang berlangsung tertib dan aman. “Ini menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjalankan Catur Brata Penyepian. Ketertiban ini adalah cerminan kedewasaan dan komitmen masyarakat dalam menjaga harmoni,” imbuhnya.

Acara ini turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa, anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Trisna Anom Gumanti, Camat Kuta D. Ngurah Bayudewa, unsur Tripika Kecamatan Kuta, Lurah Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, serta tokoh masyarakat setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *