sekehedemenbali

Media sosialnya semeton Bali

DPRD Badung Hadiri dan Apresiasi Pelaksanaan Karya Pitra Yadnya di Banjar Adat Kerta, Petang

2 min read

Komitmen DPRD Badung dalam menjaga dan melestarikan adat, tradisi, serta budaya Bali terus diwujudkan melalui kehadiran langsung para wakil rakyat di tengah-tengah masyarakat. Pada Kamis (16/10), Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara yang mewakili Ketua DPRD Badung, turut mendampingi Wakil Bupati Badung I Ketut Bagus Alit Sucipta bersama Sekretaris TP PKK Badung Ny. Yunita Alit Sucipta dalam pelaksanaan Karya Pitra Yadnya (Nyekah) yang digelar oleh Krama Banjar Adat Kerta, Desa Petang, Kecamatan Petang.

Kehadiran unsur legislatif dan eksekutif Kabupaten Badung dalam upacara keagamaan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung upaya pelestarian adat serta budaya Bali. Bagi masyarakat Banjar Adat Kerta, momentum Karya Pitra Yadnya merupakan wujud bakti dan penghormatan kepada leluhur yang telah memberikan tuntunan spiritual bagi generasi penerus.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Badung I Gusti Lanang Umbara menyampaikan apresiasi yang tinggi atas semangat dan kekompakan masyarakat Banjar Adat Kerta dalam melaksanakan upacara besar ini. “Karya Pitra Yadnya memiliki makna yang sangat dalam bagi umat Hindu di Bali. Selain menjadi wujud bhakti kepada leluhur, kegiatan ini juga mempererat rasa persatuan dan gotong royong di tengah masyarakat. DPRD Badung bersama Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan seperti ini,” ujar Lanang Umbara.

Lebih lanjut, Lanang Umbara menegaskan bahwa pelestarian adat dan budaya merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat. Menurutnya, kegiatan seperti Karya Pitra Yadnya tidak hanya memperkuat spiritualitas masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mencintai dan melestarikan nilai-nilai luhur budaya Bali. “Kami di DPRD Badung terus berupaya agar setiap program pembangunan daerah berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal. Adat dan budaya harus menjadi roh dalam setiap langkah pembangunan, karena inilah identitas sejati masyarakat Badung dan Bali pada umumnya,” tambahnya.

Kehadiran DPRD Badung bersama jajaran eksekutif dalam Karya Pitra Yadnya Banjar Adat Kerta menjadi simbol nyata dukungan pemerintah terhadap keberlanjutan adat dan budaya di tingkat desa. Kegiatan ini sekaligus menjadi perwujudan semangat kebersamaan, pengabdian, dan jembatan spiritual yang menghubungkan masyarakat dengan nilai-nilai luhur dharma.

Melalui kehadiran langsung para pemimpin daerah, DPRD Badung menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan rohani berbasis budaya. DPRD Badung bertekad menjadikan adat dan tradisi sebagai fondasi utama dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, harmonis, dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Camat Petang A. A. Ngr. Darma Putra bersama Tripika Kecamatan Petang, Perbekel Desa Petang Dewa Gede Usadi, serta sejumlah tokoh masyarakat dan prajuru adat setempat. Suasana upacara berlangsung khidmat, diwarnai rasa kebersamaan dan gotong royong antarwarga yang mencerminkan kuatnya nilai sosial dan spiritual masyarakat Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *