sekehedemenbali

Media sosialnya semeton Bali

Rencana kenaikan bantuan kreativitas ogoh-ogoh menjadi Rp40 juta per sekaa pada tahun 2026 mendapat sambutan hangat dari Ketua Komisi IV DPRD Badung, I Nyoman Graha Wicaksana.

1 min read

Menurutnya, peningkatan anggaran dari Rp25 juta menjadi Rp40 juta merupakan dukungan konkret agar proses kreatif tidak lagi tersendat persoalan pendanaan. Terlebih, festival Bhandana Bhuhkala tahun 2026 diproyeksikan menjadi ajang adu kreativitas antarzona yang menuntut persiapan lebih matang, mulai dari rancangan desain, teknik pementasan, hingga penguatan pesan budaya.

Meski mendukung penuh peningkatan anggaran, Graha Wicaksana mengingatkan bahwa kebebasan berkreasi harus tetap berlandaskan pakem dan nilai-nilai filosofis ogoh-ogoh sebagai bagian penting dari tradisi Nyepi. Ia menyambut baik adanya regulasi penggunaan bahan ramah lingkungan, kewajiban melibatkan undagi lokal Badung, serta penegasan bahwa ogoh-ogoh wajib dibuat secara murni oleh sekaa teruna. “Pengembangan kreativitas penting, tetapi pakem ogoh-ogoh tidak boleh bergeser. Identitas budaya kita harus tetap menjadi roh utama. Dengan pengawasan dan kriteria yang diperketat, saya yakin program ini akan memperkuat jati diri seni ogoh-ogoh sekaligus mengedukasi generasi muda tentang nilai adat dan budaya,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan asal Kuta ini juga menekankan, peningkatan dana kreativitas selaras dengan upaya memperkuat ekosistem seni dan budaya di Badung. Selain memacu kreativitas yowana, program ini turut membuka peluang ekonomi bagi undagi, seniman, hingga UMKM penyedia bahan pendukung. “Ini bukan hanya soal lomba, tetapi investasi jangka panjang bagi kebudayaan. Ketika generasi muda diberi ruang dan fasilitas, mereka akan menjadi garda terdepan dalam merawat seni dan tradisi kita,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *