sekehedemenbali

Media sosialnya semeton Bali

Fraksi Gerindra DPRD Badung Setujui Ranperda APBD 2026 dan Ranperda Insentif Penanaman Modal

2 min read

Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Badung secara resmi menyetujui dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) penting, yakni Ranperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal untuk dijadikan peraturan daerah (perda). Persetujuan ini disampaikan dalam penyampaian pandangan umum (PU) fraksi pada rapat paripurna DPRD Badung, di ruang sidang Uttama Gosana DPRD Badung pada Selasa (4/11).

Ketua Fraksi Gerindra Badung, I Wayan Puspa Negara, saat membacakan pandangan umum mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan angin kencang yang berpotensi menimbulkan bencana. Ia menegaskan agar seluruh perangkat daerah tetap siaga penuh. “Fraksi Partai Gerindra Badung meminta bupati dan jajarannya untuk siaga 24 jam, terutama BPBD, DLHK, DPUPR, Perkim, pemadam, dan unit terkait lainnya,” ujarnya.

Puspa Negara juga menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras Bupati dan Wakil Bupati Badung dalam menjalankan visi dan misi selama delapan bulan terakhir melalui program Sapta Kriya Adicipta.

Terkait Ranperda APBD 2026, Fraksi Gerindra Badung menilai rancangan anggaran sebesar Rp12,3 triliun lebih menunjukkan pertumbuhan positif, naik 10,8 persen dibandingkan APBD Perubahan 2025 sebesar Rp11,1 triliun. Menurutnya, angka tersebut masih bisa disesuaikan hingga 11,1 persen, sejalan dengan kondisi ekonomi dan fiskal daerah yang sehat dan dinamis. “Pendapatan asli daerah dirancang Rp11,5 triliun lebih, naik 13,8 persen dari APBD Perubahan 2025 sebesar Rp10,1 triliun lebih. Kenaikan ini patut diapresiasi, namun demikian kami meyakini masih ada potensi kenaikan PAD yang bersumber dari PHR,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan asumsi kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari 6,3 juta pada 2025 menjadi 6,5 juta pada 2026, target pendapatan daerah masih bisa naik hingga 14 persen.

Lebih lanjut, Fraksi Gerindra memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Badung pada tahun 2026 akan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,4 persen, didukung sektor pariwisata dan infrastruktur. “Khusus terhadap sektor pertanian dan UMKM juga hendaknya memperoleh perhatian yang serius dan seimbang agar pertumbuhan ekonomi dapat berjalan berkelanjutan dan inklusif,” katanya.

Fraksi Gerindra Badung juga menyatakan dukungan penuh terhadap Ranperda tentang Pemberian Insentif dan/atau Kemudahan Penanaman Modal, “Kami sependapat dengan Bupati bahwa peran penanaman modal terhadap pertumbuhan ekonomi sangatlah penting dan strategis, mengingat modal merupakan salah satu faktor utama dalam proses pembangunan ekonomi,” terang Puspa Negara.

Persetujuan Fraksi Gerindra ini menegaskan komitmen partai untuk terus mendukung kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *