DPRD Badung Ajak Masyarakat Jadikan Budaya Bersih sebagai Gerakan Bersama
1 min read
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah yang dipusatkan di Pantai Petitenget pada Minggu (1/3). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir dan destinasi wisata di Kabupaten Badung.
Aksi yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Badung tersebut tidak hanya berfokus pada pembersihan sampah plastik, tetapi juga dirangkaikan dengan penanaman pohon di area pesisir. Kegiatan korve menyisir garis pantai dari Pantai Petitenget hingga Pantai Cemagi, sementara gerakan serupa dilaksanakan secara serentak di lingkungan banjar di seluruh wilayah Badung. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Bali Bersih Sampah sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait penguatan penanganan sampah dan tata kelola pariwisata, sekaligus sejalan dengan instruksi Gubernur Bali yang mencanangkan aksi serentak di seluruh Bali.
Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti menegaskan bahwa kebersihan pantai merupakan fondasi utama keberlanjutan pariwisata sekaligus cerminan kualitas hidup masyarakat Badung. Menurutnya, pantai bukan hanya ruang rekreasi, tetapi juga sumber ekonomi, identitas budaya, dan kebanggaan daerah yang harus dijaga bersama. Ia mengingatkan, ketika pantai tercemar, dampaknya tidak hanya dirasakan lingkungan, tetapi juga menurunkan kepercayaan wisatawan, pendapatan masyarakat, hingga citra daerah di tingkat nasional dan internasional. “Badung hidup dari pariwisata, dan pantai adalah wajah yang pertama kali dilihat dunia. Menjaga kebersihan pantai berarti menjaga masa depan ekonomi, lapangan kerja, dan keberlangsungan kehidupan masyarakat,” ujarnya.